By Rissa Fauziah - August 19, 2020

Rayakan Kemerdekaan RI, PAYFAZZ Luncurkan Menu Alat Warung untuk UMKM Indonesia

Rayakan Kemerdekaan RI, PAYFAZZ Luncurkan Fitur Menu Alat Warung untuk UMKM INDONESIA

JAKARTA, 19 Agustus 2020 – Warung atau toko retail tradisional merupakan salah satu jenis usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang berkembang pesat di Indonesia.

Hal ini ditunjukkan dengan hasil Sensus Ekonomi 2016 jenis usaha ini menempati urutan teratas dalam perekonomian nasional dalam kategori perdagangan besar dan eceran. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM pada tahun 2019 terdapat lebih dari 3,4 juta warung yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurut Kemkominfo, pada tahun 2019 diprediksi baru sekitar 8 juta pelaku UMKM yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai jaringan dalam melakukan pemasaran dan operasionalnya.

Selain itu, dampak COVID-19 yang hingga saat ini masih mewabah di Indonesia, mengharuskan para pelaku UMKM untuk segera cepat beradaptasi dengan memanfaatkan TIK agar usahanya dapat tetap berjalan dengan baik.

Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan RI dimana PAYFAZZ berkomitmen penuh untuk mengembangkan UMKM Indonesia, PAYFAZZ merilis inovasi terbaru dalam aplikasi nya yakni Menu Alat Warung.

Fitur ini membantu pelaku usaha dalam melakukan pencatatan penjualan, pengaturan harga dalam satu waktu sehingga pelaku usaha bisa memantau kinerja usaha dan melakukan perencanaan pengembangan usaha di kemudian hari.

Menu Alat Warung di PAYFAZZ Didesain Khusus untuk Memudahkan Para UMKM Indonesia

Dalam Menu Alat Warung ini terdiri atas Fitur Kasir Warung untuk pencatatan transaksi, pengaturan harga jual, serta mengunduh laporan penjualan, selain itu ada pula Fitur Catat Utang untuk catat, kelola, dan sebagai pengingat untuk menagih utang saat jatuh tempo pada pelanggan, serta Fitur Grosir Terdekat dan Tawarkan Produk untuk melakukan stok barang ataupun menjadi Reseller.

Keseluruhan fitur ini dapat dimanfaatkan oleh pedagang mikro, kecil maupun menengah terutama untuk pedagang, agen keuangan, dan warung kelontong.

Melalui kampanye #DukungWarungLebihUntung, PAYFAZZ turut mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang mana 60%-nya merupakan kontribusi dari UMKM atau Warung.

Oleh karena itu, diharapkan pelaku usaha/warung dapat meningkatkan kualitas dan pertumbuhan usahanya melalui inovasi yang dihadirkan sehingga dapat berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Hingga saat ini PAYFAZZ telah melayani lebih dari 20.000 warung tersebar di seluruh Indonesia. Selain menyediakan Menu Alat Warung, PAYFAZZsenantiasa melayani kebutuhan layanan finansial berupa penyediaan PPOB, Transfer dana ke Bank, dan juga stock dan resell produk bagi para agennya.

“Menu Alat Warung ini kami luncurkan untuk memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM supaya bisa memonitor usahanya dan jelas pencatatannya. Kebiasaan sebagian orang Indonesia suka berbelanja di warung atau toko kelontong sampai-sampai kalau kepepet berutang ke penjualnya.

Nah, fitur catat utang ini mempermudah penjual untuk mencatat hutang pelanggannya dan mengingatkannya untuk menagih hutang saat jatuh tempo.” ungkap Safina Saleh, PAYFAZZ Brand Manager dalam siaran pers (19/8).

Seluruh fitur ini sudah dapat dinikmati oleh seluruh pengguna aplikasi PAYFAZZ yang telah melakukan pembaharuan aplikasi sejak bulan Juli 2020.

“Sejalan dengan visi PAYFAZZ untuk mengembangkan UMKM di Indonesia, diawali dengan platform keagenan untuk literasi finansial, kini PAYFAZZ berinovasi sebagai partner pengusaha UMKM bidang perdagangan baik dalam sisi bisnis, operasional maupun pemasaran. Ini membuktikan PAYFAZZ dapat menjadi solusi perwujudan ekosistem ekonomi digital di
Indonesia.” tambah Safina.

Kedepannya PAYFAZZ akan terus konsisten mengeluarkan inovasi-inovasi lain bagi pedagang mikro, kecil dan menengah supaya dapat semakin berkembang dengan bantuan teknologi yang dibuat dan dikembangkan oleh anak bangsa.

Artikel Terkait